BILA AKU MATI
(Puisi Sulaiman Djaya)
Sudah lama tak ada tamu di pintuku:
padahal aku telah menyalakan malam.
Bintang-bintang di langit
seperti kota-kota yang sepi
dan betapa jauh dari bumi.
Adakah di sana
kelak tempatku?
Saatku mati
dan lupa kepada puisi.
Sungguh aku
selalu rindu kematian
bila sunyi tak lagi bisa kupadamkan.
Membayangkan waktu seperti rusa-rusa
di hutan-hutan senja
yang ditinggalkan gerimis
dan matahari.
Ketika sabana dan lereng-lereng lembab
dikepung gaib cakrawala.
Tak ada hasratku untuk bertanya
di mana surga berada
apalagi memikirkan dunia mana
yang pertama ada dan terjaga.
Dan barangkali langit
akan jadi rumahku nanti.
(2015)
Sumber: Indo Pos 2 Agustus 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar