Gambar Senja Sang Pelukis
–tentang pelukis Salim
Puisi Sulaiman Djaya
Ia gambar jalan setapak
Dengan warna merah muda
Dan langit dari jendela kaca
Khusyuk menjahit pecahan lanskap.
Terkadang ia kagum
Saat membuka album lama
Memandang sejenak
Orang yang tak lagi dikenalnya.
Di sebuah hari yang tak rampung itu
Ada sore yang luntur
Dan seekor burung melintas
Diantara dua cerobong asap.
‘Ah kenangan’, gumamnya,
‘Seperti butir-butir salju yang gugur’.
Senja memang hampir kandas
Seperti sisa warna di ujung kuas.
Dan salju memang terus luruh
Di depan matanya yang jauh
Dan saat itu ia teringat tanah kelahiran
Bersama malam yang baru datang.
(2011)
Sumber: Mazmur Musim Sunyi (Kumpulan Sajak Sulaiman Djaya), Kubah Budaya
2013, halaman 77.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar