Label

Ancient Mysteries – Pandangan Lain Sejarah Manusia



Oleh Burt Thurlings

Dalam tur ini, kita mengikuti jejak misteri-misteri kuno, yang telah saya ikuti pula, dan telah saya uraikan dalam satu set buku (terdiri dari dua bagian) (berbahasa Belanda), “Verborgen geheimen van de mensheid” / “Hidden secrets of mankind”. Pertanyaan saya bermula saat saya menonton sebuah film dokumenter TV mengenai usia Great Pyramid di Gizeh, Mesir. Film itu memperlihatkan dua penulis border science, Graham Hancock dan Robert Bauval, yang mengklaim mereka telah menemukan bukti bahwa keajaiban dunia tersebut telah dibangun pada 10.500 SM. Sang pengupas, John Anthony, menambahkan bahwa Sphinx sekurangnya berusia 8.000 tahun. Karena ingin tahu lebih banyak tentang ini, saya mulai membaca semua hal terkait topik ini hingga saya bisa tahu.

Dari satu hal ke hal lainnya, membawa saya menjadi tahu tentang “misteri vas batu Mesir”, yang sampai sekarang masih belum terusut. Ribuan vas, terbuat dari material batu paling keras dan berumur ribuan tahun. Dan beberapa dari mereka masih belum bisa disalin/ditiru hingga hari ini. Tapi di mana mereka sekarang? Dalam penyelidikan saya, saya mengetahui bahwa di Yunani juga ada piramida, jadi saya melintasi laut Mediterania dan pergi ke sana.

Setelah berkeliling, saya menemukan Hellenikon, piramida paling utuh – berbentuk tajam, aneh, dan kecil dan diduga lebih tua dari piramida-piramida Mesir. Pesan apa yang kita dapatkan di sini? Siapa yang merasa perlu membangun piramida di sini? Saya menginvestigasi lebih jauh, dan sewaktu saya mengunjungi sanctuary tua seperti Mycene, Assini, Tyrins, dan Epidaurus, menjadi teranglah semuanya: di masa lampau, “insinyur-insinyur purba” bekerja di sini, dan mereka punya peralatan yang sangat canggih: Bukti dari hal ini bisa dilihat di mana-mana di Peloponessus.

Tak henti-hentinya kebingungan, saya berpapasan dengan misteri lain: tempat-tempat suci ini terletak pada jarak geometris tertentu satu sama lain, persis seperti ley-lines (garis lurus yang terhubung dengan situs-situs kuno, oleh beberapa orang diasosiasikan dengan garis energi—penj) di Inggris Raya: lingkaran, segitiga sama sisi, garis lurus, Golden Section. Ini membawa saya pada studi mempesona, dengan hasil mengejutkan. Tapi setelah perjalanan tak disengaja ini, saya melanjutkan penyelidikan saya terhadap vas-vas batu misterius tadi dan secara tak terduga berpapasan dengan riset Prancis yang telah memeriksa kemungkinan bahwa granit dan batu keras lainnya di masa kuno tidak dibelah, melainkan dituangkan seperti yang kita lakukan sekarang pada beton.

Piramida-piramida pada saat itu pasti dibangun dengan cara yang sama sekali berbeda dari yang diceritakan para sejarawan tradisional. Masih ada studi lain yang menjadi terang, yang memberi informasi menarik berkenaan dengan misteri vas-vas batu itu. Contoh, bahwasanya di Mesir sama sekali tidak ada penggalian yang bisa dikaitkan dengan vas-vas yang ditemukan di sana.

Bayangkan: ribuan tahun Sebelum Masehi, mustahil teknik fabrikasi/pembuatan dan teknik penggalian tidak diketahui! Ini mengindikasikan apa? Saatnya untuk memeriksa hal-hal tersebut dari dekat, jadi saya bepergian ke museum-museum besar London dan Paris. Anda akan melihat sesuatu yang mengejutkan: objek-objek batu keras yang masih belum bisa disalin/ditiru hingga hari ini, berasal dari 3.600 SM! Di samping mereka, semua emas Tutankamon sangat mudah disalin. Sains kebingungan! Sudah sepantasnya demikian, karena bukti menunjuk pada kehadiran insinyur-insinyur cerdas yang memiliki peralatan yang sangat canggih – tapi ini bisa saja keliru, bukan? National Museum of Antiquities di Leiden, juga memiliki “objek-objek mustahil”, tapi tidak berani mengangkatnya menjadi pusat perhatian publik.

Nah saya mulai “menyukai rasanya” dan ingin melihat sendiri piramida-piramida aneh itu. Setelah pertama mengunjungi ‘bunker atom purba’ Menga di Spanyol, saya mengadakan perjalanan ke Kairo, yang menghasilkan satu baris lengkap pandangan baru. Contohnya bahwa di masa lampau, bassalt (basal/batu vulkanis) dijahit. Saya melukiskan tur ini sebagai “Magical Mystery Tour” karena banyaknya hal aneh yang bisa dilihat dari dekat jika Anda tertarik, dan memanfaatkan waktu.

Berdiri di depan Great Pyramid, seseorang mencoba membayangkan bagaimana rasanya bagi Fira’un Cheops menjadi orang yang meletakkan batu pertama untuk bangunan raksasa ini. Setelah balok pertama tersebut, disusul oleh 2 juta lainnya, masing-masing kira-kira satu meter kubik. Tapi apakah benar Cheops yang meletakkan batu pertama, seperti kita pelajari dalam buku-buku sejarah? Menjawab pertanyaan tersebut membawa saya menuju safe-deposit box (peti penyimpanan barang berharga) milik sebuah universitas, untuk menyelidiki sebuah buku harian yang berusia hampir 200 tahun.

Kesimpulan yang dengan terpaksa saya ambil cukup membingungkan! Cheops tidak punya urusan apapun dengan Great Pyramid! Tapi di samping kebingungan, saya merenung mengapa sama sekali tidak ada ilmuwan yang melakukan seperti apa yang saya lakukan di sini? Apakah takut akan implikasinya? Pasti begitu. Meskipun demikian, jika kita memeriksa, kita sebenarnya mengetahui usia Great Pyramid. Menjawab pertanyaan ini membawa kita pada metode-C14, dan apa yang kita peroleh dari situ, Anda takkan percaya: piramida-piramida tersebut memiliki usia yang tidak kongruen dengan kronologi (urutan waktu/peristiwa) Mesir.

Apakah seluruh Egyptology (ilmu tentang Mesir) runtuh? Apakah sains khawatir dengan kesimpulan tak terbantahkan bahwa para Fira’un tidak berurusan dengan piramida-piramida itu? Dan seolah tak cukup, serangan merusak lainnya terhadap sejarah tradisional datang dari sudut yang sama sekali berbeda: uji toxicology yang dilakukan oleh museum per-Mesir-an di Munich terhadap mumi-mumi Mesir dengan menggunakan metode yang sangat canggih, tak henti-hentinya menunjukkan bahwa di Mesir kuno, tembakau dan kokain dikonsumsi. Kedua zat tersebut hanya ditemukan di hadapan Columbus di Amerika Selatan. Kontak Transatlantik? Sains tidak mau mengakui, tapi bukti kerasnya ada!

Terjemahan SaSa Media 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar