Nasir Dimyati
(Dewan Penerjemah Situs Sadeqin)
Masha Alalykina, nama seorang artis terkenal di Rusia dan kawasan orang-orang yang berbahasa Rusia. Sekitar dua tahun yang lalu, artis dan model cantik ini mulai naik daun dan terkenal, popularitas dia meningkat luar biasa bersama dengan kelompok tarian dan musik Fabrik.
Tapi kemudian, sebagaimana Masha cepat sekali mencuat, menjadi terkenal dan menemukan banyak penggemar, dia juga cepat sekali terbenam dan meninggalkan laga ini. Hal itu bukan karena bintang keberuntungan dia yang berubah menjadi sial dan bukan pula karena dia kehilangan kecantikan atau suaranya yang merdu; melainkan karena Masha memeluk agama Islam dan lebih memilih kesucian serta iman daripada gemerlap duniawi yang palsu.
Ada perbedaan antara Masha
dan artis-artis lain yang masuk agama Islam dan memilih busana berjilbab, dia
mengubah jalan hidupnya dan memilih jilbab pada saat berada di puncak
ketenaran, kecantikan, kebugaran dan pada saat banyak tawaran menggiurkan yang
menggodanya.
Masha Alalykina yang merupakan aktris sinema dan penari sekaligus penyanyi, sekarang dia mengenakan busana Islam lengkap dengan jilbabnya. Dia mengatakan, saya benci dengan pesona-pesona palsu masa lalu, dan sekarang saya merasa bahagia.
Berikut ini adalah wawancara yang dilakukan oleh penanggung jawab situs “rusiaislam.ru” dengan artis terkenal yang baru memeluk agama Islam ini.
Bagaimana mungkin kamu mengabaikan seluruh prestasi
dan kecemerlangan dirimu di laga ini dan kemudian memeluk agama Islam?
Masha: Berkat
anugerah Ilahi saya dapat melangkah ke sini. Ini adalah kehendak Tuhan.
Sewaktu kamu masih jadi penyanyi, pernahkah kamu
berpikir kalau suatu hari kamu akan memeluk agama Islam kemudian berpuasa dan
menunaikan ibadah haji?
Masha: Tidak,
sama sekali tidak pernah terlintas di dalam benakku kalau suatu hari aku akan
pergi ke rumah Allah swt untuk menunaikan ibadah haji dan meneguk air zamzam
yang paling segar.
Apakah perjalanan yang kamu tempuh untuk menjadi
muslim adalah perjalanan yang panjang?
Masha: Dua tahun sudah
saya memeluk agama Islam. Suatu hari, saya dapat berita bahwa salah satu teman
akrabku jatuh koma di rumah sakit akibat kecelakaan. Saya tidak tahu bagaimana
caranya bisa membantu dia. Hari itu, untuk pertama kalinya saya melakukan shalat
dan mengangkat tangan seraya berdoa memohon pertolongan kepada Allah swt.
Keesokan harinya, teman akrab saya itu menghubungi saya dan mengatakan, “Aku melihatmu pada saat koma, dan kamu sangat banyak membantuku”, ketika itu pula aku menangis tersedu-sedu; karena baru pertama kalinya dalam kehidupanku aku berdoa dan memohon sesuatu kepada Allah swt.
Apa kesibukanmu sekarang?
Masha: Saya menguasai
lima bahasa Eropa, dan sekarang saya mengajar di sekolah dan universitas. Di
samping itu, saya juga menulis not-not musik yang boleh menurut syariat Islam.
Apakah kamu juga mendengarkan musik?
Masha: Ya, karya-karya musik
kelompok Raihan, Sami Yusuf, dan Cat Stevens –yang setelah masuk Islam dia
mengubah nama kelompok itu menjadi Yusuf Islam–.
Apa kamu juga telah mempelajari Al-Qur’an? Apakah kamu
siap untuk mempelajari Bahasa Arab dan menambah satu koleksi bahasa lagi di
samping lima bahasa Eropa yang kamu kuasai?
Masha: Mulanya
saya berpikir bahwa sulit sekali mempelajari bahasa arab; tapi ternyata saya
sudah memulainya, bahkan saya sangat menyukainya, menurut saya Bahasa Arab
adalah kunci untuk memahami ilmu yang unggul.
Kenapa kecenderungan orang terhadap agama Islam lebih
banyak daripada kecenderungan mereka terhadap agama-agama yang lain? Selain
itu, kenapa banyak dari kalangan artis dan kelompok musik yang masuk Islam?
Masha: Asas agama
Islam lebih kukuh daripada agama-agama yang lain. Semua tuntutan Islam bersifat
aplikatif dalam kehidupan manusia. Jalan agama Islam adalah menjanjikan
kebahagiaan kepada manusia.
Bagaimana perasaanmu setelah menjadi muslim?
Masha: Saya merasa
bahagia dan beruntung. Sekarang saya punya kesempatan untuk
membanding-bandingkan siapakah saya dulu dan siapakah saya sekarang? Sekarang
saya betul-betul mengenal kehidupan, oleh karena itu saya bahagia dan beruntung
sekali.
Apa bedanya dirimu sekarang dengan yang dulu?
Masha: Iman kepada
Allah swt telah mengubah kehidupanku. Keinginan untuk beribadah telah terpatri
dalam fitrah dan wujud semua manusia. Saya yakin bahwa Allah swt memberi kita
akal dan pemikiran bukan untuk kehidupan biasa; makan, minum, tidur dan terus
mati. Allah swt memberi peluang dan kesempatan kepada kita untuk hidup agar
kita dapat sampai kepada-Nya.
Apakah kadang-kadang kamu memikirkan prestasi dan
pendapatanmu yang dulu? Tidakkah kamu menyesal dan ingin meraihnya kembali?
Masha: Setelah
masuk Islam, bagiku semua pesona itu tidak berharga dan tercela.
Apa kamu tidak takut memperkenalkan diri jadi muslim?
Masha: Saya sama
sekali tidak takut untuk itu. Sebaliknya, saya merasa berkewajiban untuk
mencegah orang lain dari jalan kesesatan dan menjadi contoh yang baik bagi
mereka.
Apa kamu tidak marah, foto-fotomu yang dulu dipajang
di internet?
Masha: Saya sendiri
tidak suka melihat foto-foto itu. Tapi tak apalah, biar menjadi pelajaran bagi
orang lain bahwa manusia bisa lahir kembali dan memulai kehidupan yang baru di
dunia ini, bahwa manusia bisa bertobat dan menghapus lembaran-lembaran hitam
kehidupan masa lalunya dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Insya-Allah.
Sekarang, apa yang ingin kamu katakan kepada orang
lain tentang Islam?
Masha: Islam
mengatakan, “Jika kamu tidak bisa berpikir tentang Tuhan, minimal berusahalah
untuk membebaskan diri dari belenggu dirimu sendiri dan kendalikanlah nafsumu
dari kotoran-kotoran seperti congkak, sombong, hasut, zalim, dusta, angkuh dan
bangga.” Apabila seseorang ingin melangkah di jalur Islam maka mau tidak mau
dia harus berpikir dan minta pertolongan dari fitrahnya.
Pesan apa yang ingin kamu sampaikan kepada orang-orang
muslim?
Masha: Saya berharap
semoga amal baik dan ibadah saudara-saudari seagama saya diterima di sisi Allah
swt dan rahmat-Nya senantiasa tercurahkan kepada mereka.
Bagaimana dengan orang-orang non muslim?
Masha: Saya berharap
agar siapa saja yang sampai sekarang belum memeluk agama Islam menengok kembali
dirinya masing-masing dan berpikir bebas dari semua informasi hampa dan tak
berguna yang telah memenuhi mata dan telinga masyarakat.


subhanallah..
BalasHapus:'(
Mudah2han sesuai nubuat nabi kita di akhir zaman bangsa romawi timur rusia sekarang,akan menjadi penolong ummat muslim fase menunggu dajjal dan kedatangan almasih as.amiin
BalasHapusMudah2han sesuai nubuat nabi kita di akhir zaman bangsa romawi timur rusia sekarang,akan menjadi penolong ummat muslim fase menunggu dajjal dan kedatangan almasih as.amiin
BalasHapus